Cari Blog Ini
Hai readers 👋👋👋, di garage time kita akan membahas fenomena - fenomena otomotif di Indonesia. Mulai dari motor, mobil, truk, dan bus. I hope you enjoy it 😉 dan kalian dapat belajar mengenai dunia otomotif. Sekian, terima kasih
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Invasi Electric Vehicle (EV) di Tanah Air, Apakah kita siap ?
Akhir - akhir jalanan di Indonesia dipenuhi oleh sesosok mahluk roda dua yang ditenagai oleh listrik. Ada banyak nama yang disematkan kepada makhluk tersebut. Tapi yang jelas, masyarakat memanggilnya dengan sebutan motor listrik dan sepeda listrik. Sebuah moda transportasi yang belakangan menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan moda transportasi mengena bertenaga listrik. Kini, banyak pula bertebaran dealer sepeda motor listrik. Sehingga keberadaan makhluk ini mudah ditemui dimana saja.
Dengan tenaga listrik yang hanya sekedar ngecas langsung bisa jalan. Tetapi juga harga yang dibanderol pun cukup murah. Rentang harga 2 juta - 5 juta sudah bisa mendapatkan sepeda listrik. Untuk motor listrik sendiri kisaran 13 juta - 20 juta. Harga tersebut cukup bersaing apabila dibandingkan dengan sepeda dan sepeda motor konvensional. Selain itu, sepeda listrik dan sepeda motor listrik cukup bisa diandalkan sebagai penunjang aktivitas masyarakat sehari - hari khususnya untuk daerah perkotaan. Seperti mengantar anak sekolah, ke pasar, ke kantor, bahkan ojol pun ada yang menggunakan moda transportasi berbasis listrik ini. Namun, yang menjadi pertanyaanya apakah kendaraan tersebut cocok dengan masyarakat indonesia ?
Perlu dipahami bahwa kendaraan dengan mesin internal combustion sudah ada sejak lama. Serta, konfigurasi mesin ini sudah banyak diaplikasikan kepada moda transportasi di masyarakat. Seperti sepeda motor, mobil, truk, bus, kapal, kereta,dll. Penggunaanya yang mudah serta bisa diandalkan menjadi pilihan yang mudah untuk dipilih. Namun, inovasi - inovasi tetap banyak dikembangkan oleh masyarakat dalam aspek ini. Sehingga, terciptalah sebuah mesin yang tidak memerlukan bahan bakar bensin/diesel. Melainkan mengandalkan listrik sebagai tenaga utamanya. Dari hal tersebutlah, muncul inovasi yang dinamakan kendaraan listrik. Serta kendaraan jenis ini hadir dengan kelebihan yang bisa mengungguli kendaraan mesin konvensional. Pertama, kendaraan listrik menimbulkan tingkat kebisingan mesin yang rendah, kedua memiliki efisiensi penggunaan energi yang dapat dikategorikan tinggi, ketiga kendaraan listrik menjadi salah satu implementasi yang paling efektif untuk mengurangi konsumsi minyak bumi (Prianjani & Sutopo, 2018).
Kini, kendaraan listrik banyak ditemui di Indonesia. Seperti Hyundai Ioniq 5, Hyundai Kona (versi listrik), Wuling Air EV, Kia EV 9 GT-Line,dan juga beberapa merk mengenai sepeda motor listrik dan sepeda listrik yang berjibun banyaknya. Sehingga, banyak pilihan kendaraan yang dapat dipilih. Sehingga, jalanan indonesia sudah diwarnai oleh kendaraan listrik. Hal ini juga didukung pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara), yang mana menyediakan layanan Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik (SPKLU) dan juga Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) (W.Finaka et al., 2022). Jadi, untuk mengisi daya listrik dari sebuah kendaraan bukan sebuah momok yang perlu ditakuti bagi pemilik kendaraan listrik.
Walaupun penuh dengan kelebihan, tentunya ada kelemahan dibaliknya. Yakni perawatan kendaraan listrik. Sudah menjadi hal yang wajib, bahwa kendaraan itu perlu dirawat. Tak terkecuali kendaraan listrik. Contoh, baterai dari kendaraan listrik adalah komponen utama. Apabila komponen tersebut rusak atau mengalami malfungsi. Pastinya, hal tersebut perlu diperbaiki. Namun, baterai perlu untuk diganti yang mana penggantian tersebut tidaklah murah. Serta, baterai tersebut tidak bisa diakali ataupun diperbaiki. Bisa diperbaiki, namun hanya sebatas penggantian sel baterai saja. Selain itu, baterai kendaraan listrik bisa mengalami penurunan performa. Karena, sama seperti baterai Handphone dan Laptop. Kedepannya, baterai akan mengalami penurunan performa dan daya walaupun sudah dirawat dengan baik. Adapun kasus di luar negeri, tepatnya di Finlandia, yang meledakan mobil teslanya hanya karena baterai kendaraan perlu diganti dan penggantian baterai tersebut menelan biaya yang cukup banyak. Berikut link dari video tersebut :
https://youtu.be/6zAhwiQ95Wg?si=WXxMNcyRaSSjGkjw
Lalu, apakah masyarakat indonesia siap dengan kelebihan dan kelemahan dari kendaraan listrik ?. Sebetulnya untuk penggunaan sudah siap dan juga infrastruktur yang mendukung untuk kendaraan listrik seperti pengisian kendaraan listrik sudah mulai dibangun di beberapa kota di Indonesia. Akan tetapi, perawatan mengenai kendaraan listrik menjadi sebuah tantangan tersendiri. Perlu diingat bahwa bengkel reparasi mengenai kendaraan listrik tidak bisa untuk mengakali ataupun menggunakan subtitusi part lain manakala ada penggantian dan perbaikan baterai kendaraan listrik.
Namun, apabila ingin menyelamatkan lingkungan sekitar tapi tidak ingin terlibat dalam ribetnya perawatan kendaraan listrik ada alternatifnya. Yakni, penggunaan kendaraan hybrid yangmana masih menggunakan mesin bensin konvesional biasa digabung dengan motor listrik yang salin berkesinambungan dalam prosesnya. Seperti Toyota Corolla Cross contohnya.
Sekian, terima kasih 😉
References
Prianjani, D., & Sutopo, W. (2018, Agustus). Studi Komparasi Penelitian Standar Kendaraan Listrik Dunia Dengan Standar Kendaraan Listrik Indonesia. Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi, 1(1).
W.Finaka, A., Rosi Oktari, & Ardian, A. (2022). Indonesia Percepat Kendaraan Listrik | Indonesia Baik. Indonesiabaik. Retrieved November 23, 2023, from https://indonesiabaik.id/videografis/indonesia-percepat-kendaraan-listrik
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar