Cari Blog Ini
Hai readers 👋👋👋, di garage time kita akan membahas fenomena - fenomena otomotif di Indonesia. Mulai dari motor, mobil, truk, dan bus. I hope you enjoy it 😉 dan kalian dapat belajar mengenai dunia otomotif. Sekian, terima kasih
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Cara yang benar untuk menjaga aki motor agar tahan lama
Aki basah
Pertama ada aki basah, aki ini menggunakan cairan asam sulfat di dalamnya. Sehingga, model aki ini memiliki bentuk wadah aki yang transparan. Untuk mengetahui kondisi dari cairan asam sulfat tersebut. Aki basah ini memerlukan perawatan yang berkala. Dikarenakan carian dalam aki tersebut tidak boleh kurang ataupun habis dari batas minimal yang ada pada wadah aki tersebut. Tindakan ini dilakukan bertujuan untuk menjaga aliran arus listrik maksimal dan agar tidak merusak kondisi aki.
Aki kering
Selanjutnya ada aki kering, perbedaan dari aki basah sebelumnya adalah penggunaan kandungan gel sebagai pengganti dari cairan asam sulfat. Apabila pada aki basah terjadi penguapan dari cairan asam sulfat akan langsung terbuang. Beda hal terjadi pada aki kering jika gel tersebut mengalami penguapan, maka sisa penguapan tersebut akan masuk ke dalam wadah aki. Bahkan penguapan pada kering pun terbilang sulit, karena dari sifat gel tersebut yang sulit untuk menguap. Dari kondisi inilah, perawatan dari aki kering tergolong bebas perawatan dan tahan lama.
Setelah mengenali beragam jenis aki motor, selanjutnya adalah cara untuk merawat aki motor anda agar tegangan listriknya stabil dan tidak cepat habis.
A. Penggunaan aksesoris
Perhatikan secara jeli mengenai aksesoris yang terpasang pada motor anda. Usahakan untuk meminimalisir penggunaan aksesoris yang banyak menguras energi listrik. Seperti penggunaan lampu hiasan yang memakan banyak energi listrik dari aki motor. Ataupun juga mengubah tipe klakson motor yang memiliki tegangan listrik yang banyak daripada batas yang dianjurkan. Hal - hal kecil ini akan membuat kondisi aki motor cepat soak dan tidak tahan lama.
B. Dilarang menyalakan stater elektrik apabila motor susah untuk dinyalakan
C. Menyalakan motor minimal 15 menit setiap hari
Perlu dipahami bahwa komponen aki terdapat 2 buah plat yang masing - masing memiliki kutub negatif dan positif. Dengan berbahan dasar kalsium timbal. Dengan dibantu oleh komponen yang bernama kiprok yang bertugas untuk menyuplai arus listrik ke aki. Plat yang terdapat pada aki akan bereaksi dengan cairan asam sulfat, sehingga dapat menghantarkan energi listrik menuju komponen listrik lainya di motor. Lama - kelamaan sel - sel yang ada pada aki akan menjadi kering, sehingga akan menganggu proses dalam menghantarkan listrik di motor. Untuk meminimalisir terjadinya hal ini, maka motor perlu untuk dinyalakan mesinnya selama minimal 15 menit tiap harinya. Agar menjaga kondisi aki tetap prima selama kedepannya.
D. Lampu utama, lampu sign, dan komponen kelistrikan lainya dalam kondisi mati saat mematikan motor.
Tindakan ini bertujuan untuk menghemat konsumsi aki dari motor. Apabila komponen kelistrikan motor tidak ikut dimatikan manakala hendak mematikan motor. Maka hal ini akan membebani kinerja aki. Sehingga, agar menjaga kestabilan tegangan listrik pada motor ada baiknya untuk mematikan komponen listrik sebelum mematikan motor.
E. Periksa selalu kondisi aki
Selanjutnya, periksa bagian sambungan terminal yang ada pada aki baik pada kutub positif dan kutub negatif. Jika perlu, kencangkan bagian baut yang ada pada masing - masing terminal. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebocoran pada aki. Perlu diingat, bahwa kebocoran aki dapat berbahaya bagi keselamatan anda. Karena sifat dari asam sulfat yang mudah terbakar. Selain itu, kondisi ini juga dapat menimbulkan semacam kerak putih yang dapat menghambat proses aliran listrik di dalam motor. Jika kerak putih dijumpai pada aki anda, maka segera bersihkan dengan menggunakan air panas dan sikat kawat untuk membersihkannya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar