Mengisi nitrogen pada ban motor, apakah worth it ? Langsung ke konten utama

Unggulan

Sensasi motor 2 tak tidak pernah hilang walaupun sudah tidak dijual baru lagi

       Motor 2 tak jika dibandingkan dengan teknologi mesin motor jaman sekarang memang berbeda jauh. Dengan mesin 2 langkah yang menghasilkan asap dari knalpot serta suara mesin yang berbunyi nyaring menjadi salah satu ciri khas dari motor 2 tak. Indonesia menjadi wilayah yang banyak memiliki varian motor 2 tak. Hal ini sebanding dengan pecinta motor 2 tak yang banyak juga ditemui di kalangan masyarakat Indonesia. Tapi, apakah itu mesin 2 tak ?     Pertama, perlu dipahami bahwa kinerja mesin 2 tak berbeda dengan mesin 4 tak walaupun sama - sama masih menggunakan komponen piston dan kruk as sebagai komponen dalam mesinnya. Hanya saja prinsip pembakarannya saja yang berbeda. Untuk istilah "tak" sendiri mengarah kepada jumlah dari langkah mesin kendaraan pembakaran internal. Ini berarti bahwa mesin 2 tak memiliki proses pembakaran sebanyak 2 langkah. Begitu pun juga dengan sebaliknya.      Prinsip kerja mesin 2 tak diawali dengan langkah hisap ...

Mengisi nitrogen pada ban motor, apakah worth it ?

Ketika hendak mengisi ban motor kita saat kempis, ada pilihan yang bisa kita pilih untuk mengisi ban motor. Seperti angin konvensional ataupun nitrogen. Pada penulisan kali ini, kita akan membahas mengenai nitrogen dalam ban motor berikut kelebihan dan kekurangannya. 

Pertama, kita harus paham terlebih dahulu bahwa oksigen dan nitrogen memang sama - sama angin. Akan tetapi, persamaan tersebut berdampak sangat berbeda ketika ban motor tersebut diisi. Persentase mengenai isi gas nitrogen untuk ban motor memiliki konsentrasi sebesar 99%. Sehingga bisa dikatakan bahwa kandungan yang tersebut termasuk kedalam kategori murni. Selain itu, sifat nitrogen cenderung kering. Kondisi ini menghasilkan tekanan yang lebih awet daripada angin biasa. Karena hal ini juga, nitrogen sifatnya lebih tahan panas jika dibandingkan dengan angin biasa. 


Kelebihan dari penggunaan nitrogen dalam ban motor yakni tekanan udara yang jauh lebih awet.  Walaupun kondisi jalan bervariasi seperti jalan yang mulus maupun terjal. Nitrogen tidak akan berkurang tekanannya di dalam ban. Kemudian, umur pemakaian ban akan lebih lama. Hal ini akan berdampak kepada keamanan berkendara baik untuk jarak dekat maupun untuk jarak jauh. Dengan umur ban yang lebih lama akan menimbulkan efisiensi bahan bakar dalam berkendara dan juga aus ban akan terjadi secara merata ketika ban sudah mulai habis. 

Sedangkan kekurangan dari penggunaan nitrogen adalah biayanya yang cenderung mahal daripada angin biasa ketika hendak mengisi angin dari ban motor. Selanjutnya, tidak semua daerah memilki pengisian dengan nitrogen. Sehingga agak sulit ketika ingin menambah nitrogen ban jika pengisian nitrogen tidak tersedia. Terakhir, jika sudah mengisi ban dengan nitrogen maka untuk pengisian ban selanjutnya lebih baik menggunakan nitrogen pula. 

Jika dinilai secara pribadi, rasanya tidak ada ruginya untuk mengisi ban dengan nitrogen. Walaupun agak merogoh kocek yang banyak dari biasanya. Namun manfaatnya yang bisa dirasakan secara long term menjadi alasan pasti untuk menggunakan nitrogen pada motor kesayangan. Maka, tindakan ini bisa menjadi investasi jangkan panjang untuk merawat motor hanya dengan melakukan effort yang tidak terlalu repot pula. 

Sekian, terima kasih 😉

Komentar