Piaggio liberty, merupakan salah satu bentuk produk dari pabrikan piaggio yang dijual di indonesia. Skutik ini memang kalah tenar dengan saudaranya yakni vespa. Serta, piaggio liberty juga dijual di pasar Indonesia secara resmi pada tahun 2016 dan berakhir produksi pada tahun kemungkinan pada rentang tahun 2017 - 2019 di Indonesia dan digantikan dengan piaggio medley sebagai penerusnya.
Model dari piaggio liberty ini terasa nuansa skutik asal eropa. Tidak usah dijelasakan di bagian mana saja yang terasa nuansa eropanya. Jika dilihat saja, sudah terasa bahwa desain skutik ini berbeda dengan skutik jepang kebanyakan. Untuk spesifikasi mesin dari piaggio liberty, ia menggunakan mesin bernama i-get yang memiliki kubikasi 124cc SOHC 3 klep. Memiliki konstruksi berpendingin udara dan menggunakan sistem injeksi. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga sebesar 10,2 HP dengan torsi sebanyak 10,4 Nm. Jika dibandingkan dengan skutik dengan kubikasi mesin yang sama. Seperti contohnya vario 125 dengan tenaga sebesar 11,1 Hp dan torsi 10,8 Nm dengan konfigurasi berpendingin air. Maka tenaga tersebut hampir sebanding dengan tenaga piaggio liberty, walaupun memang vario 125 memiliki tenaga yang besar.
Untuk fitur seperti bagasi, piaggio liberty dapat memuat satu helm di dalam jok bagasinya. Poin ini menjadi nilai plus dalam urusan kepraktisan. Sehingga kelebihan tersebut dapat mengakomodasi barang bawaan yang banyak untuk digunakan sehari - hari. Pada bagian instrumen cluster, ia memiliki kombinasi penerapan model speedo analog dan digital. Untuk sistem pengereman sendiri masih standard, yakni depan rem cakram dan belakang tromol.
Lalu, dengan kelebihan yang ia miliki apakah vespa liberty ini layak untuk dipinang ?. Saya pribadi merasa motor ini masih bisa layak menjadi pilihan untuk segmen motor skutik bekas kelas 125cc. Bagi konsumen yang sudah bosan dengan kebanyakan motor skutik dan ingin pilihan dengan tampilan khas eropa. Maka motor ini layak untuk dipinang. Namun, perlu dipahami bahwa motor ini tergolong jarang beredar di jalan indonesia. Maka dari itu, mungkin untuk urusan spare part yang termasuk ke dalam golongan slow moving seperti body motor ataupun komponen mesin akan menjadi sebuah tantangan tersendiri.
Sekian, terima kasih 😉
Komentar